Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Minggu

Nyeri Sendi

 

Aduh..!
pagi ini saya bangun dengan jari – jari tangan terasa sakit. saat itu pula teringat katanya bahaya kalau terasa sudah seperti itu, wah langsung saja saya buka artikel. kalau anda pernah juga merasa seprti saya, yuk mari kita sma – sama simak. Winking smile

Sebagian besar masyarakat (dan bahkan beberapa dokter) memiliki anggapan  yang keliru bahwa semua nyeri sendi diakibatkan oleh penyakit rematik atau asam urat. Penyakit lain yang sering dianggap secara salah sebagai penyebab nyeri sendi adalah kolesterol, osteoporosis dan bahkan “flu tulang”.

Penyakit rematik dan asam urat memang dapat menyebabkan nyeri sendi, akan tetapi sebenarnya tidak banyak nyeri sendi yang disebabkan oleh penyakit rematik dan asam urat. Atau dengan kata lain, sebagian besar nyeri sendi yang dialami oleh masyarakat tidak disebabkan oleh penyakit rematik atau asam urat, tetapi oleh penyakit lainnya.

Kolesterol dan osteoporosis tidak pernah menyebabkan nyeri sendi. Sungguh memprihatinkan bahwa cukup banyak dokter (dan tentu masyarakat awam) yang beranggapan secara keliru bahwa kadar kolesterol yang tinggi  dan osteoporosis dapat menyebabkan nyeri sendi. Banyak dokter yang melakukan pemeriksaan kadar kolesterol dan trigliserid serta pemeriksaan osteoporosis pada pasien dengan keluhan nyeri sendi. Pemeriksaan semacam itu tentu saja tidak bermanfaat dan hanya merupakan pemborosan uang saja.

Sementara itu, ”flu tulang” merupakan istilah yang salah kaprah, karena tulang tidak pernah mengalami ”flu”. Nyeri persendian yang dialami mereka yang sedang mengidap ”flu” sebenarnya adalah bagian dari gejala-gejala infeksi akut yang disebabkan oleh virus, bukan karena tulang mengalami ”flu”.

Anggapan yang salah akan menyebabkan salah diagnosis dan salah pengobatan. Oleh sebab itu, tidak mengherankan apabila cukup banyak nyeri sendi yang tidak sembuh meskipun telah memperoleh pengobatan dari dokter, karena didasarkan pada diagnosis dan pengobatan yang salah.

Pendapat bahwa nyeri sendi berarti penyakit rematik dan asam urat harus mulai ditinggalkan. Ada banyak penyakit lain yang jauh lebih sering menyebabkan nyeri sendi dibanding penyakit rematik dan asam urat.

NYERI SENDI JARI-JARI TANGAN

Nyeri sendi jari-jari tangan dapat disebabkan oleh penyakit rematik. Namun demikian, jangan terburu-buru menganggap semua nyeri pada sendi jari-jari dan pergelangan tangan selalu disebabkan oleh penyakit rematik.

Rematik adalah penyakit di mana terjadi peradangan bagian dalam kapsul sendi akibat adanya antibodi tidak normal yang justru menyerang bagian tubuh sendiri, yaitu kapsul sendi. Penyakit rematik memang terutama menyerang sendi-sendi jari-jari dan pergelangan tangan. Namun demikian, penyakit rematik lazim menyerang lebih dari tiga sendi serta mengenai kedua tangan kanan dan kiri secara simetris pada waktu yang bersamaan. Penyakit rematik hampir tidak pernah menyebabkan nyeri hanya pada satu sendi saja.

Ada beberapa penyakit lain yang lebih sering menyebabkan nyeri sendi di daerah tangan dibanding penyakit rematik, yaitu penyakittrigger finger, penyakit de Quervain, dan carpal tunnel syndrome. Ketiga penyakit ini lebih sering mengenai wanita dibanding laki-laki.

Penyakit trigger finger terjadi akibat terjepitnya otot jari-jari di daerah telapak tangan.. Gejala yang khas adalah adanya nyeri pada pangkal jari tangan, terutama jika jari-jari digunakan untuk menggenggam. Jari sering seperti ”tersangkut” pada saat dilipat dan terasa nyeri jika diluruskan kembali.

Penyakit De Quervain timbul akibat terjepitnya otot ibu jari tangan. Nyeri terasa di daerah pergelangan tangan di sebelah atas pangkal ibu jari. Rasa nyeri timbul pada saat tangan dipakai menggenggam atau mengangkat sesuatu, misalnya gayung untuk mandi.

Penyebab lain nyeri jari-jari tangan adalah Carpal tunnel syndrome (CTS) yang disebabkan  terjepitnya saraf medianus di daerah pergelangan tangan.  Gejala CTS yang lebih menonjol dibanding rasa nyeri adalah rasa tebal dan kesemutan pada ibu jari, telunjuk, jari tengah dan manis; jari kelinking tidak mengalami gejala semacam itu.

Sekali lagi, ketiga penyakit tersebut di atas jauh lebih sering mengakibatkan nyeri sendi jari-jari dan pergelangan tangan dibanding rematik dan asam urat.

NYERI SENDI KAKI

Selain rematik, asam urat sering dituduh sebagai penyebab nyeri sendi. Asam urat jika menumpuk di dalam sendi memang dapat menyebabkan peradangan dan nyeri sendi. Akan tetapi, sekitar 90% nyeri sendi yang disebabkan oleh asam urat hanya menyerang sendi pangkal ibu jari kaki.

Dengan kata lain, satu-satunya nyeri sendi yang dapat dihubungkan dengan asam urat adalah nyeri sendi yang mengenai pangkal ibu jari kaki. Asam urat jarang mengakibatkan nyeri pada sendi yang lain.

Penyebab utama nyeri di daerah kaki adalah plantar fasciitis dan Achilles  tendonitis, bukan asam urat atau rematik. Kedua penyakit ini disebabkan oleh peradangan otot di daerah kaki.

Plantar fasciitis menyebabkan nyeri pada telapak kaki, khususnya ketika bangun pada pagi hari yang biasanya berkurang setelah kaki digunakan berjalan beberapa waktu. Sementara Achilles tendonitis menyebabkan nyeri pada ujung belakang tumit. Kedua penyakit ini bukan merupakan penyakit rematik.

NYERI SENDI BAHU & SIKU

Nyeri bahu paling sering diakibatkan oleh penyakit shoulder impingement, yaitu suatu penyakit akibat peradangan otot di dalam sendi bahu. Gejala penyakit ini adalah bahu terasa nyeri jika lengan diangkat ke arah atas atau ke arah belakang. Penderita mengalami kesulitan melakukan gerakan tertentu, seperti menyisir, mengangkat gayung atau memakai kaos.

Ada dua penyakit penyebab nyeri sendi siku. Penyakit tennis elbow menyebabkan nyeri di daerah sisi luar sendi siku, sementara golfer’s elbow mengakibatkan nyeri pada sisi dalam sendi siku. Sama seperti shoulder impingement, kedua penyakit ini disebabkan oleh peradangan otot akibat peregangan otot secara berlebihan, bukan karena penyakit rematik atau asam urat.

NYERI PINGGUL & LUTUT

Sendi pinggul dan lutut adalah dua sendi yang paling sering terasa nyeri karena paling banyak menerima beban. Penyebab utama nyeri kedua sendi tersebut juga bukan penyakit rematik atau asam urat.

Pada usia di bawah 45 tahun, penyebab utama nyeri kedua sendi ini adalah peradangan otot dan kapsul pembungkus sendi akibat peregangan yang berlebihan, seperti misalnya karena olah raga atau terpeleset. Sementara di atas umur 45 tahun, penyebab utama  nyeri kedua sendi tersebut adalah pengapuran sendi (osteoartritis), bukan, penyakit rematik atau asam urat, seperti keyakinan banyak orang

Pengapuran sendi merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh menipisnya tulang rawan sendi. Tulang rawan berfungsi melapisi setiap ujung tulang pembentuk sendi, sehingga sendi dapat bergerak bebas tanpa rasa sakit. Jika tulang rawan tersebut menipis, ujung tulang tidak dilapisi lagi oleh tulang rawan dan akan saling bergesekan secara langsung sehingga mengakibatkan rasa nyeri.

Gejala Pengapuran Sendi

Gejala pengapuran sendi stadium dini biasanya berupa nyeri dan kekakuan sendi setelah lama tidak bergerak, seperti setelah  bangun tidur atau duduk dalam waktu yang lama. Sendi lutut juga terasa sakit apabila digunakan beraktivitas, seperti berjalan dalam waktu yang lama, naik-turun tangga, atau berjongkok. Sering terdengar bunyi “krek-krek” pada saat sendi lutut digerakkan.

Pada stadium yang lebih berat, rasa sakit tidak hanya dirasakan ketika beraktivitas, tetapi juga pada saat istirahat. Pada stadium yang lanjut, selain rasa sakit yang semakin hebat, sendi lutut menjadi kaku dan bengkok seperti huruf O atau huruf X. Penderita pengapuran sendi yang berat lazim berjalan pincang.

Pada foto Rontgen, celah sendi yang mengalami pengapuran sendi tampak lebih sempit dibanding celah sendi yang normal sebagai akibat penipisan tulang rawan sendi. Hasil foto Rontgen inilah yang lazim digunakan untuk menentukan berat ringannya (stadium) pengapuran sendi. Ada 4 stadium pengapuran sendi; stadium 1 dan 2 dikategorikan sebagai pengapuran sendi ringan, sementara stadium 3  dan 4 sebagai pengapuran sendi yang berat.

Pengobatan

Pengobatan pengapuran sendi berbeda-beda tergantung stadiumnya. Pengapuran sendi derajad ringan (yaitu stadium 1 dan 2) masih dapat disembuhkan dengan pengobatan yang tepat, seperti menurunkan berat badan dan pemberian obat berupa (1) obat anti-radang dan anti-nyeri, (2)  suplemen yang mengandung glukosamin dan kondroitin sulfat untuk menumbuhkan tulang rawan, serta (3) obat pelumas sendi yang perlu disuntikkan ke dalam sendi.

Injeksi pelumas sendi dan glukosamin  hanya bermanfaat untuk pengapuran sendi derajad ringan (stadium 1 dan 2). Untuk pengapuran sendi derajad berat (stadium 3 dan 4) obat tersebut tidak bermanfaat karena tulang rawan sendi telah menipis dan bahkan hilang sama sekali sehingga tidak ada lagi tulang rawan yang tersisa untuk  dilumasi dan ditumbuhkan lagi.

Banyak pasien yang kecewa telah mendapat suntikan obat pelumas sendi, tetapi tidak sembuh. Banyak diantaranya mendapat suntikan 5 sampai 10 kali pada kedua lututnya, tetapi tetap terasa nyeri. Hal ini disebabkan karena mereka telah mengalami pengapuran sendi stadium 3 atau 4, sehingga bentuk pengobatan untuk stadium 1 dan 2 tersebut tidak bermanfaat lagi.

Operasi Penggantian Sendi

Oleh karena itu, pengobatan terbaik untuk pengapuran sendi lutut dan pinggul stadium 3 dan 4 adalah operasi penggantian sendi. Operasi ini dilakukan untuk mengganti sendi yang telah rusak akibat pengapuran sendi dengan sendi buatan (prosthesis).

Operasi penggantian  sendi  lutut  tidak hanya menghilangkan rasa sakit sendi yang telah rusak, tetapi juga membuat sendi lutut yang bengkok menjadi lurus kembali setelah operasi. Setelah menjalani operasi penggantian sendi, penderita diijinkan untuk berjalan cepat, naik tangga, berenang, naik sepeda dan bahkan bermain golf.

Operasi penggantian sendi lutut dan pinggul tidak membutuhkan rawat inap di rumah sakit yang lama.  Tiga hari setelah operasi, pasien mulai dilatih berjalan dengan alat bantu penyangga yang disebut walker. Lama perawatan di rumah sakit berkisar 4 sampai 5 hari. Pasien biasanya mampu berjalan seperti orang normal tanpa bantuan walker sekitar 3-4 minggu setelah operasi.

Operasi penggantian sendi aman bagi orang tua; kenyataanya hampir semua penderita pengapuran sendi adalah orang tua. Operasi ini juga aman bagi para penderita kencing manis, hipertensi dan jantung sepanjang hasil pemeriksaan fisik dan laboratorium dalam batas normal.

Sama seperti pada operasi pada umumnya, pada operasi penggantian sendi juga dapat terjadi komplikasi. Komplikasi yang dapat terjadi adalah infeksi. Untungnya, menurut berbagai penelitian, resiko komplikasi infeksi sangat kecil, yaitu berkisar 0-2% saja.

Setiap orang pernah mengalami nyeri sendi. Ada berbagai penyebab nyeri sendi, bukan hanya penyakit rematik dan asam urat seperti yang secara keliru dianggap oleh masyarakat sebagai penyebab utama nyeri sendi. Dengan diagnosis dan pengobatan yang tepat, sebagian besar nyeri sendi dapat disembuhkan.

hmmmmm, semoga kita semua di beri kesehatan ya.. Smile

READ MORE - Nyeri Sendi

Rabu

Ini Dia Manfaat Kesehatan dari Makan Pepaya


Pepaya dikenal sebagai buah yang dapat bantu memperlancar sistem pencernaan. Nyatanya, manfaat kesehatan yang diberikan daging buah, kulit hingga biji pepaya tak sebatas itu saja.

Pepaya mengandung 'papain' yang dapat membantu dalam pencernaan dengan memecah protein. Pepaya merupakan sumber serat yang baik, folat, vitamin A, karotenoid, lutein, lycopene dan asam amino esensial yang mempengaruhi fungsi sel yang tepat.

Selain itu, pepaya memiliki vitamin E empat kali lebih banyak, 33 persen vitamin C lebih banyak, 50 persen kalium lebih banyak dan kalori lebih sedikit daripada jeruk. Kandungan vitamin C dalam buah pepaya juga membantu memberikan cadangan energi serta bantu orang untuk mendapatkan tidur yang baik.

Dilansir dari detikhealth, satu buah pepaya utuh memiliki kalori yang rendah. Satu buah pepaya ukuran medium panjang 5 inci (12,7 cm) dan diameter 3 inci (7,6 cm) hanya mengandung 119 kalori, kurang dari 0,5 g lemak, 24 g gula alami dan 5,5 g serat.

Selain daging buahnya, kulit pepaya juga kaya akan nutrisi. Namun perlu diingat, bahwa kulit pepaya yang baik untuk dikonsumsi adalah kulit pepaya organik, tanpa bahan kimia dan residu pestisida. Kulit pepaya dipercaya ampuh untuk mengobati ruam dan terbakar sinar matahari, serta untuk menghilangkan noda-noda hitam karena penuaan.

Daun buah pepaya juga ikut memberikan konstribusi pada kesehatan manusia. Para peneliti di University of Florida menggunakan ekstrak daun pepaya kering untuk menemukan efek dramatis pepaya terhadap 10 jenis tumor. Penduduk asli di Australia juga telah berhasil menggunakan ekstrak daun pepaya untuk mengendalikan kanker tanpa toksisitas.

Terakhir, akar dan biji pepaya. Selama berabad-abad, akar dan biji pepaya digunakan untuk membuat teh, yang berkhasiat untuk mengusir parasit, mengurangi perdarahan, kolik ginjal dan penyakit kuning, Sekitar 20 biji pepaya mengandung protein yang sangat mudah dicerna, bisa dikunyah atau ditelan untuk menghilangkan sebagian besar parasit.

Sebuah studi dari Nigeria dan diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food menemukan bahwa biji pepaya kering adalah pengobatan yang efektif murah, alami dan banyak tersedia untuk parasit usus manusia tanpa efek samping yang signifikan.
READ MORE - Ini Dia Manfaat Kesehatan dari Makan Pepaya

Selasa

3 Makanan untuk Tingkatkan Semangat & Energi di Pagi Hari


"Sarapan sangat penting untuk menyediakan energi dan konsentrasi sepanjang hari. Oleh karena itu pemilihan makanan sangat penting untuk diperhatikan agar Anda lebih semangat dan siap hadapi hari."


Banyak ahli yang mengatakan bahwa waktu makan yang paling penting adalah sarapan. Sarapan sehat akan memberikan kekuatan otak yang membuat Anda berenergi sepanjang hari. Dilansir Livestrong, berikut beberapa makanan yang dapat meningkatkan energi di pagi hari.


1. Makanan Tinggi Serat

Serat adalah bagian penting dari sarapan sehat karena dapat mengisi dan memberi Anda energi selama berjam-jam. Makanan yang tinggi serat misalnya oatmeal, roti gandum, buah kering dan kismis untuk sereal peningkat asupan serat.


2. Makanan Tinggi Protein

Protein bekerja dengan mengatur gula darah sehingga dapat mempertahankan energi sepanjang pagi. Makanan tinggi protein misalnya telur, produk susu seperti yoghurt, susu rendah lemak dan keju rendah lemak, roti dengan selai kacang, sosis yang tidak diawetkan, ayam atau ham.


3. Buah-buahan

Buah adalah pilihan yang baik untuk sarapan karena memberikan sesuatu yang manis dan juga memberi energi. Buah juga membuat sarapan makin mudah karena ada begitu banyak pilihan yang berbeda. Selain itu, kandungan vitamin terutama vitamin C juga dapat memberikan tambahan energi untuk pagi hari.


Dana Jacobi penulis buku '12 Best Foods Cookbook: Over 200 Delicious Recipes Featuring the 12 Healthiest Foods' merekomendasikan buah-buahan segar seperti pisang, jus jeruk atau segala buah segar dan buah kering untuk campuran pancake atau gandum utuh.
READ MORE - 3 Makanan untuk Tingkatkan Semangat & Energi di Pagi Hari

8 Penyebab Hilangnya Konsentrasi & Cara Mengembalikannya


Saat pekerjaan sedang berada dalam tekanan, ada sebagian orang yang sulit mengerjakan tugas dengan sempurna. Pernah mengalami hal yang sama? Jika ya, artinya Anda sedang kehilangan konsentrasi. Apa penyebabnya? Dan bagaimana cara mengatasinya? Simak tips di bawah ini, seperti yang dikutip dari Prevention International.


1. Kondisi Metabolisme Menurun

Tidak berkonsentrasi bisa jadi pertanda bahwa Anda kekurangan vitamin atau hormon tertentu. Untuk mencegahnya, periksakanlah diri ke dokter dan konsultasikanlah kondisi kesehatan Anda. Jika perlu, mintalah dokter untuk melakukan pemeriksaan darah.

2. Perubahan Hormon

Hal ini banyak terjadi pada wanita pada usia menjelang menopause yang ditandai dengan 'hot flushes' ( tanda-tanda perubahan tingkat hormon) serta peningkatan kadar hormon gonadotropin. Jika mengalami hal tersebut, maka sebaiknya Anda melakukan terapi penggantian hormon jangka pendek.


3. Bergonta-ganti Obat

Mengkonsumsi obat secara tidak teratur bisa mempengaruhi mood dan konsentrasi. Obat yang termasuk dalam kategori ini adalah obat anti depresan, obat penenang, dan obat tidur. Untuk mencegah akibat yang lebih berbahaya, buatlah daftar obat-obatan yang Anda minum secara tidak teratur lalu konsultasikanlah kepada dokter tentang pengaruhnya kepada konsentrasi Anda.


4. Berhenti Merokok

Saat baru saja berhenti merokok, banyak orang yang mengeluhkan bahwa konsentrasi mereka hilang seiring dengan berkurangnya konsumsi nikotin. Namun lebih baik fokus pada sisi positif dari berhenti merokok dengan cara menulis tiga hal baik yang terjadi sepanjang hari sebelum tidur. Berbahagialah karena setidaknya Anda dapat menggunakan pengeluaran yang biasanya untuk rokok jadi tabungan untuk berlibur bersama teman-teman.

5. Diet yang Buruk

Pola makan yang buruk dapat menyebabkan obesitas, hipertensi, dan kolesterol tinggi yang berpengaruh pada fungsi kognitif tubuh dan mengganggu kesehatan otak. Untuk mengatasinya, aturlah pola makan yang sehat bagi jantung dan sistem kardiovaskular, karena itu juga baik bagi otak.


6. Sibuk Tidak Berarti Sehat

Kesibukan sepanjang hari di balik meja kerja tanpa olah raga bukanlah hal yang baik dan dapat mengurangi ketajaman konsentrasi Anda. Untuk mengatasinya, mulailah mengatur jadwal aktivitas kardio (seperti jalan kaki atau bersepeda) setidaknya 30 menit sehari dan dilakukan 5 kali dalam seminggu. Jika Anda bisa menggandakannya menjadi satu jam per hari maka ketajaman konsentrasi yang Anda dapatkan bisa lebih maksimal.

7. Kegelisahan Berlebihan

Rasa khawatir yang berlebihan akan hal-hal di sekitar Anda justru akan membuat kinerja Anda menurun seiring dengan menurunnya konsentrasi. Maka itu, luangkanlah sedikit waktu untuk melakukan hal-hal yang bagi Anda menyenangkan untuk melupakan sejenak segala tekanan yang membuat Anda khawatir. Sebuah studi pada 2009 menyatakan bahwa istirahat sejenak dari hal-hal yang membuat Anda khawatir dapat membuat Anda merasa lebih termotivasi dan mengembalikan konsentrasi Anda.


8. Terlalu Banyak Kegiatan

Walaupun Anda tidak merasa tertekan secara mental, namun terlibat dalam kegiatan yang terlalu banyak dapat membuat perhatian Anda terganggu dan menjadi pelupa. Untuk mencegahnya, mulailah memilih kegiatan mana yang lebih penting dan kegiatan mana yang tidak terlalu penting lalu tinggalkanlah beberapa kegiatan yang tidak penting.
READ MORE - 8 Penyebab Hilangnya Konsentrasi & Cara Mengembalikannya

Senin

Obesitas Bisa Perkecil Wilayah Otak Anak


OBESITAS bukan hanya permasalahan berat badan yang memicu risiko penyakit jantung. Penyakit ini ternyata juga mempengaruhi kondisi otak. 

Menurut studi, anak dengan obesitas memiliki wilayah otak dengan nama orbitofrontal cortex yang mengontrol keinginan terlihat mengecil dibanding anak-anak yang tak mengalami obesitas. Semakin kecil wilayah otak, keinginan untuk makan secara impulsif akan semakin besar. 

Menurut peneliti, naiknya berat badan juga menyebabkan penurunan volume total otak pada orang dewasa. Kelebihan lemak memicu terjadinya inflamasi yang membuat stres pada tubuh dan mempengaruhi otak. Lemak pada perut (lemak visceral) berperan pada pengurangan volume otak. Pada akhirnya, lemak visceral akan melepaskan profil hormon unik yang mempengaruhi tubuh dengan cara yang berbeda dibanding hormon yang dilepaskan lemak subcutaneous atau lemak yang berada di bawah kulit.

Obesitas juga menganggu ingatan, terlebih pada perempuan yang mengalami menopause. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal the American Geriatric Society menunjukkan, tes memori pada perempuan yang mengalami kenaikan indeks massa tubuh (BMI) sebesar satu poin terkait dengan penurunan satu nilai pada tes ingatan berskala 100. Hormon yang dilepaskan lemak bisa merusak ingatan. Hormon ini bisa menyebabkan peradangan yang dapat mempengaruhi kognisi otak.

Studi ini telah dipresentasikan dalam forum American Academy of Child and Adolescent Psychiatry.

READ MORE - Obesitas Bisa Perkecil Wilayah Otak Anak

Latihan 30 Menit Sehari Mampu Turunkan Berat Badan


OLAHRAGA memang aktivitas yang sangat menyehatkan. Namun, kesibukan dan rutinitas kerja kadang membuat Anda lupa berolahraga. Akibatnya, tubuh kurang bugar.

Untuk menyiasatinya, solusi lain harus diambil. Seperti dengan melakukan olahraga ringan atau berlatih. Sebab, berlatih secara rutin dapat membantu tubuh Anda tetap bugar.

Latihan selama 30 menit per hari, rata-rata efektif menurunkan berat badan dan massa tubuh sama seperti berolahraga selama 60 menit. Fakta ini disimpulkan peneliti dari University of Copenhagen.

Dalam 13 pekan, peneliti di Faculty of Health and Medical Sciences meneliti partisipan pria gemuk (namun sehat) asal Denmark, dalam usaha mereka untuk mendapatkan bentuk tubuh yang lebih baik.

Sebagian laki-laki berlatih selama satu jam per hari, menggunakan monitor jantung dan kontra kalori. Sementara grup kedua hanya mencari keringat selama tiga puluh menit. Hasil penelitian menunjukkan, latihan berat selama 30 menit yang memproduksi keringat, cukup untuk memperbaiki tubuh kurang sehat dan menurunkan massa tubuh.

Rata-rata, mereka yang berlatih 30 menit per hari membuang 3.6 kilogram berat badan dalam tiga bulan. Sedangkan yang berlatih satu jam per hari hanya mampu mengurangi berat badan 2.7 kilogram. "Penurunan massa tubuh sekitar empat kilogram untuk kedua grup," kata Mads Rosenkilde, salah satu anggota tim peneliti. 

Partisipan yang berlatih selama 30 menit membakar lebih banyak kalori.
READ MORE - Latihan 30 Menit Sehari Mampu Turunkan Berat Badan

Beberapa Kondisi Fisik yang Diwariskan Orang Tua

Like father like son. Istilah ini kerap menjadi simbol kemiripan yang dimiliki seorang anak pada orang tuanya, termasuk masalah fisik. Seseorang tidak dapat menyalahkan orang tua atas kemalangan fisik yang dimilikinya. Namun, tidak dapat dipungkuri jika kurang idealnya fisik yang dimiliki seseorang dipengaruhi oleh gen yang diturunkan oleh orang tuanya.

Bahkan, beberapa penyakit juga kerap terpengaruh oleh faktor gen yang diturunkan. Selain dari faktor gen, pola hidup dan lingkungan juga turut andil dalam masalah kesehatan dan kemalangan fisik yang dimiliki seseorang.

Berikut ini adalah beberapa kondisi fisik yang kurang ideal yang diturunkan oleh orang tua, seperti yang ditulis dalam Live Science:

1. Kebotakan

Banyak pria mengatakan, kebotakan yang mereka miliki adalah warisan dari ayah dan ibu mereka. Memang, belum ada penjelasan lebih mendalam soal kebotakan yang menimpa sebagian pria. Namun, para meneliti mengidentifikasi, masalah keturunan diyakini salah satu faktor yang mempengaruhinya. Masalah kebotakan cenderung dipengaruhi oleh beberapa gen dari salah satu orang tua, atau pun kedua orang tua.

2. Buta warna

Buta warna mempengaruhi sekitar sepuluh persen pria dan kurang dari satu persen wanita. Pada pria, masalah kebutaan warna ini langsung diwariskan, inilah yang menyebabkan mengapa pria lebih rentan.

Gen untuk reseptor mata, warna merah, dan hijau, letaknya saling berdekatan satu sama lain pada kromosom X. Pria hanya memiliki satu kromosom X yang mereka warisi dari ibu mereka, sedangkan wanita memiliki dua. Dengan demikian, wanita memiliki gen baik yang akan mengimbangi salah satu gen cacat. Sebanyak 99 persen kasus buta warna disebabkan mereka tidak dapat membedakan warna merah dan hijau.

3. Intoleransi laktosa
Ini adalah istilah umum yang diberikan pada orang yang tidak dapat mencerna gula alami dalam susu. Kelainan ini sulit dihindarkan, karena diwarisi dari nenek moyang dan orang tua mereka.

Prevelansi terendah yakni pada orang-orang keturunan Eropa Barat Laut, sedangkan yang tertinggi terdapat di Asia dan Indian Amerika. Ini berkaitan dengan pergeseran masalah mata pencaharian pada zaman dahulu dari pertanian ke pemerahan susu pada 10.000 tahun lalu. Masyarakat yang tinggal di daerah peternakan sapi perah berkembang untuk mengembangkan toleransi terhadap laktosa.

4. Jerawat

Jerawat adalah wabah yang menimpa hampir 85 persen remaja di AS. Para ilmuwan tidak meyakini sepenuhnya jika jerawat hanya disebabkan oleh kelebihan produksi minyak kulit alami, sel-sel kulit mati, kontak dengan hal-hal berminyak, ditambah penumpukan bakteri. Stres dan hormon juga memainkan peran penting sebagai penyebabnya.

Mayo Clinic mengungkapkan, makanan berminyak dan kulit kotor yang kerap kali dijadikan penyebab utama jerawat hanyalah mitos belaka. "Jika orang tua memiliki jerawat, Anda cenderung untuk mengembangkannya juga."

5. Penyakit jantung
Banyak faktor yang menyebabkan penyakit jantung termasuk faktor lingkungan. Jam kerja yang panjang dan stres juga meningkatkan risiko penyakit jantung. Menurut National Heart Lung dan Blood Institute, AS, kebiasaan merokok, diet buruk, dan kurang olah raga juga dapat memicu penyakit ini.

Tetapi, faktor keturunan memainkan peran yang kuat. Memiliki riwayat keluarga penyakit jantung dini adalah salah satu faktor risiko utama.
READ MORE - Beberapa Kondisi Fisik yang Diwariskan Orang Tua

agar tetap bugar di bulan Ramadhan

Memasuki Ramadan, umat muslim kembali menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Menahan lapar dan haus selama kurang lebih 14 jam. Mulai selepas sahur sekitar pukul 04.00 hingga waktu buka puasa sekitar pukul 18.00.

Tidak boleh makan dan minum selama berjam-jam mungkin memang berat, terutama di awal-awal masa puasa. Agar proses adaptasi berjalan lancar dan tetap energik selama puasa, simak sejumlah tips berikut:




• Sahur
Jangan lewatkan makan sahur sebagai cadangan energi untuk beraktivitas sepanjang hari. Tidak sahur akan meningkatkan risiko terjadinya penurunan gula darah yang menyebabkan tubuh cepat lemas.

• Menu sahur

Saat makan sahur, hindari makanan dan minuman terlalu banyak gula yang akan memicu tubuh memproduksi insulin sehingga cepat menimbulkan rasa lapar, lemas dan lesu. Perbanyak protein dan serat yang bertahan lebih lama dibanding jenis makanan lainnya.

Sertakan pula karbohidrat kompleks dalam menu sahur: nasi merah, oatmeal, roti gandum, ubi, jagung, atau singkong. Dengan sifatnya yang lebih lambat dipecah menjadi gula darah, karbohidrat kompleks membantu menjaga kebutuhan energi selama puasa.

• Menu buka puasa

Berbeda dengan saat sahur, buka puasa justru disarankan dengan camilan dan minuman manis untuk memulihkan energi setelah seharian puasa. Jangan langsung makan besar. Beri waktu bagi pencernaan beradaptasi setelah berjam-jam tak makan.

Makan kenyang sebaiknya 30-60 menit usai berbuka dengan camilan. Selain perbanyak buah dan sayuran, jangan lupa menyeimbangkan asupan karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral dalam menu berbuka.

• Perbanyak air putih

Perbanyak asupan air putih selama jeda waktu buka puasa hingga sahur. Ini penting untuk mencegah dehidrasi dan membantu mengonsentrasikan cairan tubuh selama puasa. Hindari konsumsi soda, apalagi alkohol.

• Olahraga
Olahraga tetap penting bagi kesehatan tubuh. Tak perlu mengurangi aktivitas ini, yang diperlukan hanya mengatur waktu terbaik. Lakukan aktivitas menyehatkan ini satu atau dua jam menjelang buka puasa, atau cari waktu selepas buka puasa.

Olahraga akan merangsang hormon antiinsulin, yang antara lain berfungsi melepaskan gula darah sehingga membuat tubuh tetap segar. Jika kurang gerak, tubuh justru akan semakin lemas akibat berkurangnya kadar gula dalam tubuh. Yang lebih penting, jangan lupa niat nya ya.....

READ MORE - agar tetap bugar di bulan Ramadhan

Kondom Tidak Menjamin Anda Terbebas Dari HIV/AIDS


Di Indonesia untuk Program penanggulan AIDS/HIV ini dari Word Health Organization (WHO) ternyata tidaklah ampuh sepenuhnya melindungi kita dari HIV ataupun terjangkit dari berbagai macam penyakit kelamin berbahaya yang menular.
Hal ini diungkapkan oleh Lathifah Husna sebagai Pemerhati Masalah Sosial dan Masyarakat jelas tidak terbukti bahwa mampu mencegah penularan penyakit HIV/AIDS tersebut, malah dapat kita lihat seks bebas semakin berkembang subur di Indonesia. Dengan adanya hadir alat Kondom tersebut malah membuat sebagian besar masyarakat berani berzinah , dengan di dasari rasa aman tersebut yang selalu menjadi Motto dalam penggunaan Kondom dan selama ini dalam hubungan seks pun kita telah ketahui bahwa bertentang dan dengan ajaran agama, norma dan susila. dan inilah beberapa fakta bahwa kondom tidak mampu mencegah transmisi HIV.
Kondom yang telah di ketahui terbuat dengan bahan karet Lateks ini dan senyawa dengan hidrokarbon dan polimerisasi bersifat mempunyai serat dan pori-pori dan jika kita menggunakan mikroskop elektron akan tampak pori-pori tersebut lebih besar 700 kali di bandingkan ukuran virus HIV tersebut yang hanya berdiameter 0,1 Mikron, dan pori-pori kondom sebesar 70 Mikron.
Dan kondom juga sangat sensitif terhadap suhu panas dan dingin sehingga hampir mencapai 40 persen tidak bisa di gunakan. Dan agar di ketahui saja di Papua sendiri kasus AIDS/HIV ini adalah yang berbesar di Indonesia dengan kasus 4.548 kasus ini di temukkan hingga akhir desember 2008, Bagaimana perkembangan AIDS hingga tahun  2012 ini?

sumber. ruangkabar.com
READ MORE - Kondom Tidak Menjamin Anda Terbebas Dari HIV/AIDS

Selasa

Kajian Kecanduan Internet

Tanpa terasa anda telah belasan jam melakukan surfing internet. Bahkan ada kebiasaan lainnya mampu bermain game online hingga puluhan jam. Seperti apakah sebenanrya kecanduan internet itu? apa efek dari kecanduan internet?.

           Berikut penjelasannya ahli dokter kepala di bagian psikiatri anak-anak dan remaja di rumah sakit anak-anak Hannover dan dokter kepala bagian psikiatri, psikosomatis dan psikoterapi di rumah sakit Rhein-Jura kepada Deutsche Welle,Germany's international broadcaster.

"Penderitanya menunjukkan gejala yang sama seperti pecandu minuman keras atau narkoba", kata Dokter kepala di bagian psikiatri anak-anak dan remaja di rumah sakit anak-anak Hannover, Michael Bender.

Dalam hal ini mereka sudah menjadi ketagihan, hingga mereka merasa hidup mereka tidak akan bergairah jika tanpa internet. Mereka juga cenderung memutuskan kontak dengan keluarga dan teman-teman di dunia nyata.

Lalu seperti apakah hari-hari para pecandu internet?. Jalur kehidupan siang dan malam mereka telah menjadi terbalik. Pikiran pertama ketika bangun tidur adalah cepat hidupkan komputer dan langsung online.

"Banyak yang menyadari, mereka mengabaikan aktifitas sosial dan kegiatan waktu luangnya. Tapi tidak mampu keluar dari jeratan dunia virtual. Mereka tidak bisa lagi mengendalikan konsumsinya akan internet", kata Bender.

Sebetulnya aktivitas tinggi penggunaan internet, tidak berarti otomatis penggunanya dianggap kecanduan. Begitu penjelasan Christoph Möller, dokter kepala di bagian psikiatri anak-anak dan remaja di rumah sakit anak-anak Hannover.
"Yang kritis adalah, jika orang itu menderita atau memicu kerugian, jika ia tidak lagi pergi ke sekolah dan mengabaikan kontak sosial", paparnya.
Saat ini dunia kedokteran belum menganggap kecanduan internet merupakan jenis penyakit yang berdiri sendiri. Melainkan merupakan bagian dari psikologi dan psikiatri. "Kami merupakan pionir di bidang ini", kata Möller.

Pada 2008 lalu telah dibuka bagian rawat jalan kecanduan games pertama di seluruh Jerman di rumah sakit untuk kedokteran psikomatis di Universitas Mainz. Saat ini instalasi serupa juga sudah dibuka di berbagai kota di Jerman.
Para pasien dalam terapi itu harus belajar lagi dari awal, bagaimana bergaul secara sehat dan logis dengan medium internet. Selain itu, pasien juga harus kembali secara sadar menjaga kesehatan tubuhnya serta mencari hobby baru.

Lewat praktek selama masa terapi, sejumlah pasien secara perlahan dapat kemballi berintegrasi ke dunia kerja. Akan tetapi, para pasien sebetulnya bergerak dalam bidang perbatasan amat baur. “Sebab di abad ke 21, baik di bidang kerja maupun secara pribadi, orang tidak bisa lepas dari internet,” kata Bender. (Arne Lichtenberg/dw.de/mas)

READ MORE - Kajian Kecanduan Internet

Kunyit Dapat Mematikan Sel Kanker

    Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kunyit dapat mematikan sel kanker dan kemungkinan bisa juga mengobati stroke serta demensia.
Senyawa kimia yang ditemukan di dalam masakan kari saat ini tengah diuji kemampuannya mengobati penyakit kanker usus.

Curcumin, demikian nama senyawa kimia itu, bisa ditemukan di dalam kunyit yang lama diyakini sangat bermanfaat untuk kesehatan manusia.
Kini sebuah rumah sakit di Leicester, Inggris tengah mencoba untuk memberikan curcumin kepada pasien kanker selain kemoterapi dan pengobatan lainnya.
Di Inggris, setiap tahun sekitar 40.000 orang didiagnosa menderita penyakit kanker usus.

Jika penyakit itu sudah menyebar ke seluruh tubuh, pasien biasanya menjalani terapi dengan kombinasi tiga obat kemoterapi, namun sekitar separuh pasien tidak merespon obat tersebut.
Sebanyak 40 orang pasien dua rumah sakit di Leicester mengikuti uji coba ini. Dokter akan membandingan efek pemberian curcumin tujuh hari sebelum kemoterapi dilakukan.

Profesor William Steward, pemimpin uji coba ini mengatakan saat diuji coba terhadap hewan kombinasi kemoterapi dan curcumin terbukti 100 kali lebih menghasilkan efek bagus ketimbang salah satu upaya pengobatan saja.
"Saat kanker usus sudah menyebar maka penyakit ini sulit disembuhkan. Sebagian disebabkan karena efek samping kemoterapi membatasi waktu pasien mendapatkan pengobatan," kata Steward.
"Prospek curcumin meningkatkan sensitivitas sel kanker terhadap kemoterapi sangat menggembirakan," papar Steward.
"Sebab itu berarti dosis obat yang diberikan akan lebih rendah sehingga pasien akan menderita efek samping yang minim dan bisa mendapatkan pengobatan lebih lama," tambahnya.
Penelitian ini, kata Steward, masih dalam tahap awal. Namun investigasi ini diharapkan pada akhirnya bisa menyediakan jenis obat baru di masa depan.

"Dengan melakukan penelitian ini, kami akan mengetahui tentang keuntungan potensial mengkonsumsi curcumin dalam jumlah besar, di samping efek samping yang mungkin dialami para penderita kanker," kata Joanna Reynolds dari Pusat Penelitian Kanker Inggris.

yuk banyak - banyak konsumsi kunyit... :)

READ MORE - Kunyit Dapat Mematikan Sel Kanker

Kamis

8 Langkah Untuk Jantung Sehat

Penyakit kardiovaskular pada umumnya hasil dari aterosklerosis, yaitu kondisi dimana terjadi penumpukan plak di arteri. Penumpukan ini berkembang secara bertahap dari waktu ke waktu, dalam bentuk lapisan lemak lunak yang terbentuk sepanjang dinding bagian dalam arteri. Ketika penumpukan terus terjadi, lapisan lemak lunak tersebut mulai mengeras menjadi plak yang menyempitkan aliran darah melalui arteri. Hal inilah yang dapat menyebabkan serangan jantung, pembentukan penyumbatan darah, atau stroke.
Ada beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan apakah Anda akan memiliki atau tidak, penyakit kardiovaskular dalam hidup Anda.. Beberapa faktor resiko berada di luar kendali Anda, seperti jenis kelamin dan gen Anda, misalnya. Pria biasanya memiliki resiko lebih tinggi mengalami penyakit kardiovaskular daripada wanita, demikian juga dengan orang-orang yang memiliki kerabat dengan penyakit kardiovaskuler. Ada beberapa faktor resiko lainnya, namun, hal tersebut dapat dikendalikan atau bahkan dihilangkan bila Anda menerapkan gaya hidup sehat.
Berikut adalah 8 langkah yang dapat Anda lakukan untuk memiliki jantung yang sehat dan menurunkan kemungkinan Anda untuk terkena penyakit kardiovaskular:

Ketahui Faktor Resiko Anda

Adalah penting untuk dapat mengetahui setiap faktor resiko yang mungkin Anda miliki. Sebagai contoh, jika Anda memiliki orang tua atau anggota keluarga lain yang dekat dengan penyakit kardiovaskular, Anda berada pada resiko yang lebih tinggi. Kemungkinan terkena penyakit kardiovaskular juga cenderung meningkat seiring bertambahnya usia. Orang yang penderita diabetes memiliki resiko penyakit kardiovaskular yang lebih tinggi karena gula darah tinggi dikaitkan dengan penyempitan pembuluh darah. Orang yang menderita diabetes juga cenderung memiliki tingkat kolesterol "baik" HDL yang rendah dan meningkatkan kadar trigliserida (lemak darah).

Pilihlah Makanan yang Sehat

Diet anda dapat memiliki dampak yang besar pada resiko Anda untuk terkena penyakit kardiovaskular. Batasi untuk mengkonsumsi daging merah, goreng-gorengan, atau makanan berlemak . Penuhilah diet anda dengan buah-buahan dan sayuran segar, daging tanpa lemak seperti unggas dan makanan laut, dan makanan kaya serat seperti Quaker Oat dan roti whole grains.

Jika Anda kelebihan berat badan, usahakan untuk mencapai berat badan yang ideal dan pertahankan.

Jika Anda saat ini kelebihan berat badan, resiko Anda untuk terkena penyakit kardiovaskular lebih tinggi. Berkurangnya 5 sampai 10 kg berat badan dapat membantu menurunkan resiko terkena penyakit kardiovaskular. Konsultasikan dengan dokter Anda atau ahli diet untuk pola makan yang sehat yang tepat untuk Anda.

Membuat dan mengikuti program latihan secara rutin.
 
Menurut Pedoman Diet untuk Amerika, 2005, dianjurkan untuk mengurangi resiko penyakit kronis untuk setidaknya 30 menit melakukan olahraga intensitas sedang setiap hari dalam seminggu. Konsultasikan dengan dokter keluarga Anda untuk mengetahui bentuk bentuk kegiatan sesuai untuk usia Anda dan kondisi fisik yang Anda miliki.

Periksakan kadar kolesterol dan tekanan darah Anda secara teratur.
 
Mintalah kepada dokter keluarga Anda untuk memeriksa kadar kolesterol dan tekanan darah setidaknya sekali dalam setahun. Jika salah satu dari dua hal tersebut kadar tinggi, maka resiko Anda untuk terkena penyakit kardiovaskular akan meningkat. Dokter Anda dapat membantu Anda mengubah gaya hidup Anda dengan meningkatkan pola diet dan menambahkan latihan dalam rangka untuk mengendalikan kadar kolesterol dan tekanan darah Anda. Dalam beberapa kasus, dokter Anda juga dapat memberikan resep obat untuk membantu mengembalikan kolesterol Anda atau angka tekanan darah ke tingkat normal.
 
Jika Anda merokok, Berhentilah!

Merokok merupakan salah satu penyebab utama penyakit kardiovaskular. Menurut American Medical Association, orang bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular adalah dengan (hampir setengahnya dalam satu tahun) berhenti merokok.

Kendalikan Tingkat Stress Anda

Stres berkontribusi pada penyakit jantung. Stres juga dapat menyebabkan tekanan darah meningkat dan dapat menyebabkan perilaku tidak sehat seperti merokok atau mengkonsumsi makanan yang tidak sehat. Cobalah berlatih meditasi atau yoga sebagai cara untuk menanggulangi stres. Ambil beberapa menit dari setiap hari dan lakukan kegiatan yang Anda sukai, seperti mendengarkan musik atau membaca, misalnya.

Jangan Abaikan Tanda-Tanda yang Muncul.
 
Sensasi perasaan terbakar di dada Anda mungkin merupakan gangguan pencernaan, tetapi juga bisa menjadi tanda peringatan adanya penyakit kardiovaskular. Gejala lain mungkin termasuk rasa sesak yang berasal dari tulang dada dan masuk ke rahang, leher dan lengan atau sesak napas. Jika Anda memiliki gejala-gejala tersebut, jangan abaikan. Biarkan dokter Anda menentukan apa yang menyebabkan hal tersebut dan ikuti sarannya.

Penyakit jantung merupakan penyebab utama kematian
 
Sementara beberapa penyebab berada di luar kendali Anda,namun ada juga yang bisa anda kendalikan. Jika Anda mengikuti diet yang sehat dan melakukan gaya hidup aktif, Anda mungkin dapat mengurangi resiko penyakit jantung. Konsultasikan dengan dokter keluarga Anda untuk menentukan pola gaya hidup yang tepat untuk Anda.
READ MORE - 8 Langkah Untuk Jantung Sehat

Bagaimana mengembangkan kebiasaan makan untuk jantung sehat


Makan yang sehat tidak sekedar teori seputar kandungan gizi, bagaimana cara tetap kurus tanpa alasan, atau menjauhkan Anda dari makanan yang Anda sukai. Sebaliknya, ini lebih kepada bagaimana Anda merasa senang, memiliki lebih banyak energi, dan menjaga diri Anda sesehat mungkin – yang semuanya dapat dicapai dengan mempelajari beberapa nutrisi dasar dan menerapkan itu dengan cara yang sesuai untuk Anda.
Membangun pola makan sehat bukanlah sesuatu yang tidak mungkin. Dengan pilihan makanan yang baik secara konsisten, rencana untuk memiliki pola makan yang sehat untuk jantung segera menjadi kenyataan. Tentu saja, kebiasaan baik tidak lahir dalam waktu singkat. Tapi jika seseorang ingin mengembangkan kebiasaan pola makan yang sehat untuk jantung, sebenarnya berapa lamakah waktu yang dibutuhkan untuk itu?
Bagi orang yang ingin mengembangkan kebiasaan-kebiasaan pola makan sehat untuk jantung, berikut ini adalah beberapa tips untuk memulainya. Hanya dalam beberapa bulan, pilihan-pilihan ini dapat membentuk kebiasaan dan bagian baru dari rencana diet sehat Anda.

Bagaimana cara memilih makanan yang bergizi

Untuk diet yang sehat bagi jantung, para dokter menyarankan bahwa setiap orang dapat memilih berbagai macam makanan bergizi dari semua kelompok makanan. Makanan-makanan bergizi memiliki vitamin, mineral dan serat,tetapi tidak berkalori tinggi. Contoh dari yang termasuk jenis makanan ini adalah sayuran, buah-buahan, biji-bijian seperti produk-produk Quaker Oats yang termasuk bebas lemak atau rendah lemak. Memilih beragam sayuran dan buah-buahan dapat membantu mengontrol berat badan dan tekanan darah.
Mulailah secara perlahan dan buat perubahan kebiasan makan Anda dari waktu ke waktu. Mencoba untuk memiliki pola diet sehat dalam waktu semalam bukanlah sesuatu yang realistis atau cerdas. Mulailah dari langkah kecil menambahkan salad (penuh dengan sayuran-sayuran berwarna) untuk pola diet Anda satu kali sehari atau beralih dari mentega ke minyak zaitun ketika memasak. Saat perubahan kecil tersebut berubah menjadi kebiasaan, Anda dapat terus menambahkan lebih banyak pilihan yang sehat untuk diet Anda. Hindari makanan-makanan yang tidak sehat.

Sebagai tambahan untuk memilih makanan yang baik dan bergizi, penting adanya untuk menghindari makanan yang bernutrisi rendah berkalori tinggi. Ini berarti Anda harus mengurangi:
  • makanan yang mengandung minyak nabati yang diolah melalui proses hidrogenasi
  • makanan berkolesterol tinggi
  • minuman dan makanan dengan gula tambahan
  • daging dan produk olahan susu yang dipanggang dan digoreng
  • alkohol
  • makanan yang bersodium tinggi
Pilihan makanan sehat yang mudah
Dengan beberapa langkah sederhana, setiap orang dapat membuat makanan yang mereka makan sedikit lebih sehat. Langkah mudah untuk memulai kebiasaan memakan makanan yang sehat termasuk diantaranya:
  • Membaca label produk dan pilihlah yang bersodium rendah.
  • Gunakan bumbu dan rempah-rempah untuk mengganti garam agar makanan tetap bercita rasa.
  • Cuci makanan sebelum dimasak untuk menyingkirkan beberapa natrium.
Hanya dalam waktu singkat, kebiasaan sehari-hari dalam memilih makanan yang sehat untuk jantung

READ MORE - Bagaimana mengembangkan kebiasaan makan untuk jantung sehat