Selasa

8 Penyebab Hilangnya Konsentrasi & Cara Mengembalikannya


Saat pekerjaan sedang berada dalam tekanan, ada sebagian orang yang sulit mengerjakan tugas dengan sempurna. Pernah mengalami hal yang sama? Jika ya, artinya Anda sedang kehilangan konsentrasi. Apa penyebabnya? Dan bagaimana cara mengatasinya? Simak tips di bawah ini, seperti yang dikutip dari Prevention International.


1. Kondisi Metabolisme Menurun

Tidak berkonsentrasi bisa jadi pertanda bahwa Anda kekurangan vitamin atau hormon tertentu. Untuk mencegahnya, periksakanlah diri ke dokter dan konsultasikanlah kondisi kesehatan Anda. Jika perlu, mintalah dokter untuk melakukan pemeriksaan darah.

2. Perubahan Hormon

Hal ini banyak terjadi pada wanita pada usia menjelang menopause yang ditandai dengan 'hot flushes' ( tanda-tanda perubahan tingkat hormon) serta peningkatan kadar hormon gonadotropin. Jika mengalami hal tersebut, maka sebaiknya Anda melakukan terapi penggantian hormon jangka pendek.


3. Bergonta-ganti Obat

Mengkonsumsi obat secara tidak teratur bisa mempengaruhi mood dan konsentrasi. Obat yang termasuk dalam kategori ini adalah obat anti depresan, obat penenang, dan obat tidur. Untuk mencegah akibat yang lebih berbahaya, buatlah daftar obat-obatan yang Anda minum secara tidak teratur lalu konsultasikanlah kepada dokter tentang pengaruhnya kepada konsentrasi Anda.


4. Berhenti Merokok

Saat baru saja berhenti merokok, banyak orang yang mengeluhkan bahwa konsentrasi mereka hilang seiring dengan berkurangnya konsumsi nikotin. Namun lebih baik fokus pada sisi positif dari berhenti merokok dengan cara menulis tiga hal baik yang terjadi sepanjang hari sebelum tidur. Berbahagialah karena setidaknya Anda dapat menggunakan pengeluaran yang biasanya untuk rokok jadi tabungan untuk berlibur bersama teman-teman.

5. Diet yang Buruk

Pola makan yang buruk dapat menyebabkan obesitas, hipertensi, dan kolesterol tinggi yang berpengaruh pada fungsi kognitif tubuh dan mengganggu kesehatan otak. Untuk mengatasinya, aturlah pola makan yang sehat bagi jantung dan sistem kardiovaskular, karena itu juga baik bagi otak.


6. Sibuk Tidak Berarti Sehat

Kesibukan sepanjang hari di balik meja kerja tanpa olah raga bukanlah hal yang baik dan dapat mengurangi ketajaman konsentrasi Anda. Untuk mengatasinya, mulailah mengatur jadwal aktivitas kardio (seperti jalan kaki atau bersepeda) setidaknya 30 menit sehari dan dilakukan 5 kali dalam seminggu. Jika Anda bisa menggandakannya menjadi satu jam per hari maka ketajaman konsentrasi yang Anda dapatkan bisa lebih maksimal.

7. Kegelisahan Berlebihan

Rasa khawatir yang berlebihan akan hal-hal di sekitar Anda justru akan membuat kinerja Anda menurun seiring dengan menurunnya konsentrasi. Maka itu, luangkanlah sedikit waktu untuk melakukan hal-hal yang bagi Anda menyenangkan untuk melupakan sejenak segala tekanan yang membuat Anda khawatir. Sebuah studi pada 2009 menyatakan bahwa istirahat sejenak dari hal-hal yang membuat Anda khawatir dapat membuat Anda merasa lebih termotivasi dan mengembalikan konsentrasi Anda.


8. Terlalu Banyak Kegiatan

Walaupun Anda tidak merasa tertekan secara mental, namun terlibat dalam kegiatan yang terlalu banyak dapat membuat perhatian Anda terganggu dan menjadi pelupa. Untuk mencegahnya, mulailah memilih kegiatan mana yang lebih penting dan kegiatan mana yang tidak terlalu penting lalu tinggalkanlah beberapa kegiatan yang tidak penting.
READ MORE - 8 Penyebab Hilangnya Konsentrasi & Cara Mengembalikannya

Minggu

Tanda Pria & Wanita Terlalu Pemilih dalam Mencari Kekasih


 Belum juga memiliki kekasih? Mungkin standar Anda terlalu tinggi. Tidak ada yang salah ketika Anda menentukan standar pria atau wanita yang akan menjadi kekasih, karena memang hal itu perlu agar kita tidak asal dalam memilih pasangan. 

          Perkembangan zaman, emansipasi dan ego yang terlalu tinggi terkadang membuat wanita dan pria mengaggung-agungkan pasangan yang sempurna. Padahal tidak ada orang yang sempurna. Setiap pasangan pasti memiliki perbedaan, yang seharusnya disikapi dengan bisa saling menerima satu sama lain. Inilah tanda ketika Anda (pria dan wanita) terlalu memilih kekasih. 

Wanita:
1. Tidak Bisa Menghargai Pria yang Tidak Setara

Kebanyakan wanita ingin memiliki kekasih yang lebih berhasil darinya, tapi jika saat ini kedudukan Anda sudah di tinggi (misalkan, di usia 27 tahun Anda sudah menjadi direktur) maka lihat kembali standar Anda. Untuk mendapatkan orang yang lebih dengan rentan umur yang tidak terlalu jauh dari Anda tentu akan sulit. Anda harus fleksibel. Bisa berkompromi dengan standar yang telah Anda buat bukan berarti hubungan tidak bisa sukses. Kunci untuk hubungan yang bahagia adalah seimbang dan bisa saling melengkapi.

2. Merasa Terhubung tapi Tidak Ada Chemistry

Hanya sekali atau dua kali pertemuan Anda bisa langsung menebak si dia orang yang membosankan atau tidak punya selera humor. Jangan berhenti untuk melihat kepribadian orang lain, Anda mungkin akan melihat kecocokan setelah beberapa kali berkencan dengan si dia. Cinta sejati tidak tumbuh begitu saja, tapi dari saling mengenal dan mengetahui kepribadian satu sama lain. 


3. Kekasih Harus Seperti Idola

Memiliki sosok pria yang diidolai boleh saja, tapi jangan sampai ini menghalangi Anda untuk mendapatkan kekasih. Setiap pria berbeda dan memiliki keunikan masing-masing. Jangan terus berusaha mencari pria seperti idola Anda, karena Anda hanya menghilangkan kesempatan. 


Pria: 
1. Wanita Harus Memiliki Tubuh yang Indah

Memiliki kekasih yang cantik dengan tubuh yang semampai memang membuat pria merasa bangga, tapi di dunia ini bukanlah kontes kecantikan. Bukankah Anda lebih nyaman dengan wanita yang ramah, mudah bergaul dan orang yang bisa mengubah Anda ke arah lebih baik?


2. Mencari Wanita yang 'Gaul'

Mungkin Anda adalah pria yang gaul di dunia sosial, sehingga untuk menyeimbangkannya Anda juga mencari wanita yang tidak kalah eksis dari Anda. Tidak mungkin Anda bisa memiliki hubungan jangka panjang jika ekspektasi Anda terlalu tinggi. Apakah wanita yang tahu tempat makan terbaru atau selalu pesta setiap Jumat malam terlihat lebih menarik bagi Anda? Pikirkan lebih lanjut, bagaimana ketika sudah menikah dan punya anak istri Anda masih sering berpesta?


3. Ingin Punya Kekasih Seperti Ibu

Sosok ibu sering menjadi idola bagi para pria. Banyak pria yang ingin memiliki kekasih seperti ibundanya. Namun, jangan samakan setiap wanita dengan ibu Anda. Seorang ibu telah memiliki banyak pengalaman, sehingga ia terlihat lebih bijak. Sedangkan wanita muda belum punya banyak pengalaman. Jadi berhentilah terobsesi dengan ibu Anda, jika tidak ingin dicap sebagai pria pemilih.

READ MORE - Tanda Pria & Wanita Terlalu Pemilih dalam Mencari Kekasih

Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Baru Memulai Hubungan Asmara

 Memiliki kekasih baru pastinya sangat menyenangkan. Namun hati-hati, beberapa kesalahan justru bisa buat hubungan Anda tidak bertahan lama. Untuk itu, simak tips yang dilansir dari She Knows berikut, mengenai beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan pada awal hubungan. Ini dia!



1. Menunjukkan Secara Berlebihan di Sosial Media

Anda pasti senang dengan hubungan baru yang ada sekarang dan ingin membuat semua orang tahu kebahagiaan Anda. Namun, sebelum memasukkan segala tentang dirinya, ataupun foto-foto kebersamaan Anda di Facebook atau Twitter, pikirkan lagi apakah kekasih tidak masalah dengan hal itu. Beberapa pria kurang nyaman dengan mengekspos kehidupan pribadinya di sosial media. Lagipula, terlalu berlebihan di sosial media justru akan membuat Anda menjadi bahan omongan.


2. Berpikiran Terlalu Jauh

Ketika sedang jatuh cinta, Anda akan berpikiran untuk membawa hubungan ini lebih jauh lagi. Merencanakan liburan bersama, konsep pernikahan hanya akan membuat pacar baru ketakutan. Sebaiknya, jalani hubungan yang ada sekarang dengan lebih santai dan memanfaatkan waktu untuk mengenalnya lebih dalam lagi. Karena jika kenyataannya hubungan yang terjalin tidak sesuai dengan perkiraan, 'rencana muluk' itu hanya akan membuat Anda semakin terpukul nantinya.


3. Memprioritaskan Pasangan di Atas Segalanya

Walaupun Anda banyak menghabiskan waktu dengan kekasih, namun jangan sampai melupakan orang lain di hidup Anda. Pastikan Anda dapat membagi waktu untuk bersama dengan teman, keluarga dan juga pacar baru. Awalnya, mungkin sahabat-sahabat akan memaklumi jika Anda tidak hadir di satu atau dua kali acara kumpul bersama. Namun jika hal itu terus berulang, bisa-bisa Anda akan ditinggalkan oleh teman baik Anda itu.

4. Berharap Si Dia Akan Selalu Ada Untuk Anda

Sebelum berstatus kekasih, si dia memiliki teman dan hobi yang biasa dilakukan tanpa kehadiran Anda. Untuk itu, jangan menuntut pacar baru ini akan menghabiskan seluruh watunya untuk Anda. Berikanlah ia ruang untuk berkumpul dengan teman atau melakukan kegiatan favoritnya. Ingat, kunci dari sebuah hubungan baru adalah keseimbangan antara waktu untuk dihabiskan bersama dan melakukan beberapa hal secara terpisah. Terbukti dari pengalaman penulis maupun dari teman - teman, banyak pasangan baru merasa terkekang dengan sikap yang seperti ini. So, Pengertian itu penting.


READ MORE - Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Baru Memulai Hubungan Asmara

Rabu

Pentingnya Interior kamat


Interior kamar tidur memengaruhi momen-momen indah di atas ranjang. Yang paling utama adalah kehidupan seks. Itu merupakan kesimpulan hasil survei di United Kingdom melibatkan 2000 orang. 


Para ahli sosiologi bertanya tentang tingkat hubungan seksual dan warna kamar tidur yang kuat memengaruhi gairah di atas ranjang. Sebagian besar responden memilih warna merah dan ungu. Pasangan yang mendekorasi ruang tidur dengan warna ini memiliki tingkat hubungan intim hampir sama, yakni 3.18 dan 3.49 kali seminggu.


Penghuni yang memilih warna biru dan merah muda memiliki tingkat hubungan seks lebih tenang, yakni 3.02 dan 3.14 kali seminggu. Warna lain seperti, hitam (rata-rata 2,99 kali), kuning (2,43), jingga (2,36), coklat (2,10), dan putih (2,02). Menurut survei, keintiman pasangan di atas ranjang rata-rata sekali atau dua kali seminggu.
READ MORE - Pentingnya Interior kamat